KALIMANTAN, CerminDemokrasi.com – Anggaran lomba cerdas cermat (LCC) nasional sebesar Rp30,7 miliar menjadi sorotan publik di media sosial. Publik mempertanyakan besarnya anggaran kegiatan tersebut, terutama setelah hadiah juara tingkat provinsi disebut hanya mencapai Rp10 juta.
Sorotan juga tertuju pada biaya penyusunan metode dan soal lomba yang disebut mencapai Rp1,2 miliar. Sejumlah warganet mempertanyakan rincian penggunaan anggaran tersebut karena berasal dari APBN atau pajak masyarakat.
Selain itu, publik juga menyoroti jumlah peserta lomba yang dinilai tidak sebanding dengan besarnya anggaran kegiatan. Mereka mempertanyakan alokasi dana lain dalam program tersebut serta meminta adanya transparansi penggunaan anggaran.
Center for Budget Analysis (CBA) turut menyoroti program tersebut. CBA menilai anggaran LCC terbilang janggal dan mendesak Kejaksaan Agung RI untuk melakukan audit terhadap program itu.






