KOTA BEKASI, CerminDemokrasi.com – Pelaksanaan Temu Karya Karang Taruna Vll Kota Bekasi Tahun 2026 berlangsung dengan
tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan yang diselenggarakandi Aula Nonon Sonthanie, menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meneguhkan komitmen Karang Taruna dalam membangun Kota Bekasi yang nyaman dan sejahtera.
Rangkaian pelaksanaan Temu Karya Karang Taruna VlI Kota Bekasi berjalan secara transparan dan sesuai mekanisme organisasi. Dimulai dari pembukaan pendaftaran bakal calon Ketua Karang Taruna, proses verifikasi berkas, hingga tahapan asistensi yang dilakukan oleh Karang Taruna Provinsi Jawa Barat maupun Pengurus Nasional Karang Taruna.
Seluruh tahapan tersebut berjalan dengan lancar dan mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Pelaksanaan Temu Karya ini merupakan amanat organisasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang Karang Taruna. Oleh karena itu, seluruh proses penyelenggaraan dilaksanakan dengan menjunjung tinggi prinsip demokrasi, musyawarah, dan semangat kekeluargaan.
Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Wali Kota Bekasi selaku Pembina Umum Karang Taruna Kota Bekasi yang selama ini senantiasa memberikan dukungan, pendampingan, dan perhatian terhadap perkembangan Karang Taruna di Kota Bekasi.
Kehadiran tersebut menjadi bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan dalam membangun generasi muda yang berdaya dan berkontribusi bagi masyarakat.
Dalam forum Temu Karya tersebut, H. Darkam Suryadi,S.H terpilih sebagai Ketua Karang Taruna Kota Bekasi Periode 2026 – 2031 melalui mekanisme musyawarah mufakat yang disepakati oleh 12 Karang Taruna Kecamatan se Kota Bekasi. Proses musyawarah yang berlangsung penuh kekeluargaan menjadi bukti bahwa Karang Taruna Kota Bekasi tetap menjunjung tinggi nilai persatuan di atas segala perbedaan.
Ketua terpilih, H. Darkam Suryadi, S.H, dikenal sebagai sosok yang humanis, dekat dengan seluruh elemen pemuda, serta memiliki kapasitas kepemimpinan yang tidak diragukan lagi. Diharapkan di bawah kepemimpinannya, Karang Taruna Kota Bekasi dapat semakin solid, adaptif, dan mampu melahirkan karya-karya nyata bagi masyarakat. Temu Karya Vll ini juga menjadi pengingat bahwa persaudaraan adalah fondasi utama organisasi.
“Hidup yang secara paripurna berdampak adalah hidup yang seperti pohon. la tidak pernah memakan buahnya sendiri, tetapi memberi tanpa henti. la tidak memilih siapa yang berteduh, tetapi tetap berdiri memberi naungan. Dan ia tidak pernah sibuk menghitung siapa yang berterima kasih.”ujarnya, Kamis (25/6/2026).
Dengan berakhirnya Temu Karya VII Kota Bekasi, seluruh elemen Karang Taruna diajak untuk terus menjaga nilai – nilai keorganisasian dan soliditas. Sebab, ketika persatuan terjaga, maka KarangTaruna akan semakin kuat, dan ketika kebersamaan terus dirawat, maka karya – karya besar untuk Kota Bekasi akan semakin mudah diwujudkan.
“Bersatu dalam pengabdian, bergerak dalam kebersamaan, dan berkarya untuk Kota Bekasi,”pungkasnya.






