JAKARTA, CerminDemokrasi.comCEO dan Founder Bhavta, Martyn Terpilowski, menilai korupsi masih menjadi salah satu faktor yang memengaruhi minat investor asing untuk menanamkan modal di Indonesia. Ia menyampaikan pandangan tersebut dalam sebuah wawancara yang beredar di media sosial.

Martyn mengatakan sejumlah calon investor luar negeri mengaku lebih berhati-hati ketika mempertimbangkan investasi di Indonesia. Menurutnya, persepsi terhadap iklim investasi dan tata kelola pemerintahan ikut mempengaruhi keputusan para investor.

Ia juga mengaku pernah mendengar cerita mengenai permintaan imbalan di luar ketentuan dalam proses investasi. Menurut Martyn, praktik semacam itu dapat menurunkan kepercayaan pelaku usaha terhadap suatu negara.

Selain itu, Martyn membandingkan Indonesia dengan Vietnam. Ia menilai Vietnam mampu menarik investasi asing langsung atau foreign direct investment (FDI) secara konsisten. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar untuk mencapai hal serupa apabila mampu memperbaiki tata kelola dan meningkatkan kepercayaan investor.

Martyn juga menyinggung keputusan sejumlah perusahaan global yang memilih berinvestasi di negara lain. Ia menilai kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Indonesia untuk menciptakan iklim investasi yang lebih kompetitif.

 

#Simak berita-berita update CerminDemokrasi.com lainnya di ponselmu, dengan cara ikuti/klik link dibawah ini 👇:
1.) Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbBQrtFBqbr2Tw270h2v
2.) Halaman Facebook: https://www.facebook.com/share/18Amh9QUv4/
3.) Channel Youtube: https://www.youtube.com/@CerminDemokrasiOfficial
4.) Channel Instagram: https://www.instagram.com/cermindemokrasiofficial?igsh=ZzF6djc2YjU0a2k2
5.) Channel Tiktok: https://www.tiktok.com/@cermindemokrasiofficial?_r=1&_t=ZS-924Eyf2x8uz