MANADO, CerminDemokrasi.com – Sebuah pernyataan mengenai posisi kelompok minoritas di Indonesia menjadi perhatian publik setelah videonya beredar luas di media sosial. Dalam pernyataan tersebut, pembicara menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh mengabaikan kelompok yang secara jumlah penduduk tergolong minoritas.

Ia menjelaskan bahwa meskipun minoritas dari sisi populasi, kelompok tersebut berada di wilayah kepulauan yang sangat luas. Wilayah yang disebut meliputi Papua, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, serta kawasan kepulauan seperti Sumba dan Flores. Luas wilayah tersebut mencapai ratusan ribu kilometer persegi.

Ia juga menyebut bahwa total wilayah Indonesia mencapai sekitar 1,9 juta kilometer persegi. Sementara itu, wilayah dari Papua, NTT, dan Sulawesi Utara saja disebut sudah mencapai sekitar 874 ribu kilometer persegi. Angka itu belum termasuk wilayah lain seperti Bali, Medan, dan Kalimantan.

Berdasarkan hal tersebut, ia menegaskan bahwa kelompok tersebut memang minoritas dari sisi jumlah penduduk. Namun, dari sisi wilayah kepulauan, mereka berada di kawasan yang mencakup sebagian besar wilayah negara.

Pernyataan ini memicu berbagai tanggapan dari masyarakat. Sebagian menilai pernyataan tersebut sebagai pengingat bahwa seluruh wilayah dan masyarakat memiliki peran penting dalam keutuhan negara, tanpa memandang Minoritas dan Mayoritas.

#Simak berita-berita update CerminDemokrasi.com lainnya di ponselmu, dengan cara ikuti/klik link dibawah ini 👇:
1.) Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbBQrtFBqbr2Tw270h2v
2.) Halaman Facebook: https://www.facebook.com/share/18Amh9QUv4/
3.) Channel Youtube: https://www.youtube.com/@CerminDemokrasiOfficial
4.) Channel Instagram: https://www.instagram.com/cermindemokrasiofficial?igsh=ZzF6djc2YjU0a2k2
5.) Channel Tiktok: https://www.tiktok.com/@cermindemokrasiofficial?_r=1&_t=ZS-924Eyf2x8uz