JAKARTA, CerminDemokrasi.com – Presiden Prabowo Subianto meminta analis dan pengamat tidak memicu kepanikan publik. Ia menyampaikan pesan itu dalam sidang kabinet pada 13 Maret 2026.

Pemerintah Indonesia membahas ketahanan ekonomi di tengah tekanan global. Salah satu isu utama ialah potensi kenaikan harga minyak dunia.

Pemerintah Indonesia tetap optimistis terhadap kondisi ekonomi nasional. Pengalaman sebelumnya menunjukkan Indonesia mampu mengendalikan dampak gejolak global.

Presiden Prabowo Subianto menilai sebagian analis di media sosial tidak menggunakan data yang akurat. Ia mengingatkan pentingnya tanggung jawab dalam menyampaikan informasi.

Ia menegaskan bahwa perbedaan pendapat tetap penting dalam demokrasi. Namun, ia meminta semua pihak menjaga stabilitas dan kepercayaan publik.

#Simak berita-berita update CerminDemokrasi.com lainnya di ponselmu, dengan cara ikuti/klik link dibawah ini 👇:
1.) Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbBQrtFBqbr2Tw270h2v
2.) Halaman Facebook: https://www.facebook.com/share/18Amh9QUv4/
3.) Channel Youtube: https://www.youtube.com/@CerminDemokrasiOfficial
4.) Channel Instagram: https://www.instagram.com/cermindemokrasiofficial?igsh=ZzF6djc2YjU0a2k2
5.) Channel Tiktok: https://www.tiktok.com/@cermindemokrasiofficial?_r=1&_t=ZS-924Eyf2x8uz