JAKARTA, CerminDemokrasi.com – Skema pembiayaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) menjadi sorotan dalam sebuah video yang beredar di media sosial. Video tersebut menyoroti besarnya cicilan yang harus ditanggung koperasi desa apabila memanfaatkan pembiayaan hingga Rp3 miliar.
Dalam pernyataan tersebut, cicilan bulanan diperkirakan dapat mencapai hampir Rp50 juta, tergantung skema pembiayaan, bunga, dan tenor yang digunakan. Kondisi itu memunculkan pertanyaan mengenai kemampuan koperasi desa dalam menghasilkan arus kas yang stabil setiap bulan.
Selain membayar cicilan, koperasi juga harus menanggung berbagai biaya operasional. Mulai dari gaji pengurus, listrik, distribusi barang, pengelolaan gudang, hingga risiko usaha yang tidak berjalan sesuai target.
Pernyataan itu juga menyoroti ketentuan dalam PMK Nomor 15 Tahun 2026 yang mengatur dukungan terhadap pembangunan KDMP. Karena itu, sejumlah pihak menilai pengelolaan usaha dan perencanaan keuangan yang matang menjadi faktor penting agar program tersebut dapat berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat bagi perekonomian desa.
#Simak berita-berita update CerminDemokrasi.com lainnya di ponselmu, dengan cara ikuti/klik link dibawah ini 👇:
1.) Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbBQrtFBqbr2Tw270h2v
2.) Halaman Facebook: https://www.facebook.com/share/18Amh9QUv4/
3.) Channel Youtube: https://www.youtube.com/@CerminDemokrasiOfficial
4.) Channel Instagram: https://www.instagram.com/cermindemokrasiofficial?igsh=ZzF6djc2YjU0a2k2
5.) Channel Tiktok: https://www.tiktok.com/@cermindemokrasiofficial?_r=1&_t=ZS-924Eyf2x8uz






