NTT, CerminDemokrasi.com – Seorang guru honorer di Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi sorotan publik setelah kisahnya viral di media sosial. Guru tersebut diketahui telah mengabdi selama kurang lebih dua puluh empat tahun, namun hanya menerima gaji sebesar Rp223 ribu per bulan.
Dalam video yang beredar, disebutkan bahwa sebelumnya ia menerima honor sekitar Rp600 ribu per bulan. Namun, akibat kebijakan efisiensi anggaran, jumlah tersebut mengalami penurunan drastis hingga tersisa Rp223 ribu per bulan.
Kondisi ini memicu keprihatinan masyarakat, mengingat peran guru sangat penting dalam dunia pendidikan. Banyak warganet menilai bahwa pengabdian guru honorer seharusnya dihargai dengan kesejahteraan yang lebih layak.
Fenomena ini kembali menyoroti tantangan kesejahteraan guru honorer di berbagai daerah di Indonesia, khususnya di wilayah terpencil. Diharapkan adanya perhatian dan solusi dari pemerintah agar para tenaga pendidik dapat memperoleh penghasilan yang lebih memadai sesuai dengan pengabdian mereka.
#Simak berita-berita update CerminDemokrasi.com lainnya di ponselmu, dengan cara ikuti/klik link dibawah ini 👇:
1.) Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbBQrtFBqbr2Tw270h2v
2.) Halaman Facebook: https://www.facebook.com/share/18Amh9QUv4/
3.) Channel Youtube: https://www.youtube.com/@CerminDemokrasiOfficial
4.) Channel Instagram: https://www.instagram.com/cermindemokrasiofficial?igsh=ZzF6djc2YjU0a2k2
5.) Channel Tiktok: https://www.tiktok.com/@cermindemokrasiofficial?_r=1&_t=ZS-924Eyf2x8uz






