KOTA BEKASI, CerminDemokrasi.com — Gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat (Jabar) 2026 di Kota Bekasi masih menuai catatan kritis. Meski sejumlah cabang olahraga (cabor) sudah mulai dipertandingkan, atmosfer kemeriahan ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi ini dinilai masih sepi.
Sorotan tidak hanya tertuju pada minimnya antusiasme penonton, tetapi juga kesiapan venue yang dinilai belum sepenuhnya memadai. Sejumlah kendala teknis bahkan sempat terjadi di tengah jalannya pertandingan, seperti masalah kelistrikan dan fasilitas pendingin ruangan.
Menanggapinya, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Adelia Sidiq, memberikan pandangannya. Ia menyatakan tetap mengapresiasi kinerja panitia penyelenggara (PB Porprov) di tengah hajatan besar yang melibatkan seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat, mengingat Kota Bekasi baru kembali menjadi tuan rumah setelah lebih dari 42 tahun.
“Namanya hajatan besar, pasti ada gap, pasti ada luputnya, nggak mungkin smooth. Pasti ada kekurangannya dan yang harus ditingkatkan lagi,” ujar Adelia saat ditemui Rabu (04/11/2026).
Adelia juga menyoroti sejumlah kendala, ia mencontohkan beberapa detail kecil yang semestinya bisa dihindari jika dilakukan supervisi terlebih dahulu sebelum dipublikasikan.Seperti penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence / AI) dalam konten promosi yang sempat menuai perhatian publik. Menurutnya, hal tersebut dapat memengaruhi persepsi masyarakat terhadap kesiapan panitia di lapangan.
Adelia tak menampik bahwa masih ada sejumlah kendala krusial yang ditemui saat pertandingan, salah satunya insiden mati lampu dan AC yang tidak berfungsi pada cabor Muay Thai. Kendati demikian, ia menilai persoalan ini tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada satu pihak saja, melainkan menyangkut koordinasi antar-instansi.
“Contoh kemarin Muay Thai dua kali mati listrik, AC-nya nggak nyala. Tapi memang tidak bisa disalahkan semua karena ada dinas-dinas yang bertanggung jawab. Yang paling penting adalah komunikasi antar-dinas,” tegasnya.
Ia mengingatkan agar seluruh pihak menanggalkan ego sektoral, mengingat Porprov XV Jabar merupakan hajatan bersama seluruh warga Kota Bekasi dan Jawa Barat, bukan milik instansi atau kelompok tertentu.
Mengingat waktu persiapan yang terus berjalan menuju pembukaan resmi pada 7 November mendatang, Adelia menilai fokus utama panitia saat ini bukan lagi memperdebatkan venue yang sudah terlanjur berjalan, melainkan menggenjot strategi komunikasi digital untuk mendongkrak engagement (keterlibatan publik).
“Yang harus ditingkatkan saat ini bagaimana caranya membawa User Journey/User Engagement (UJC) lebih banyak. Kalau kita lihat di TikTok maupun Instagram, engagement-nya masih tergolong rendah karena postingan dan segala macamnya,” jelasnya.
Sebab menurutnya, di era digital saat ini, masyarakat cenderung lebih cepat mendapatkan informasi melalui media sosial ketimbang media konvensional. Oleh karena itu, ia menyarankan agar PB Porprov lebih kreatif memproduksi konten-konten menarik guna memikat minat warga agar meramaikan gelaran olahraga ini.
Disinggung soal ketidakprofesionalan panitia, Adelia mengibaratkan persiapan ajang skala besar ini seperti menghelat sebuah pesta pernikahan yang melibatkan ribuan tamu dari berbagai daerah.
“Kalau menurut saya, bukan nggak profesional. Ini kan pertama kali setelah 42 tahun lebih di Kota Bekasi. Analogi sederhananya kayak kita kawinan, ada aja acara yang ketinggalan. Apalagi ini acaranya satu Jawa Barat datang ke sini semua,” ungkapnya.
Meski demikian, Komisi IV DPRD Kota Bekasi tetap mendesak adanya evaluasi dan perbaikan nyata dari panitia, terutama menjelang acara pembukaan.
“Bagaimanapun panitia sudah berusaha bekerja keras sampai malam. Apakah sudah tepat sasaran? Dari 100% mungkin belum. Makanya tetap harus diperbaiki, paling tidak setelah pembukaan tanggal 7 wajahnya sudah lebih upgrade daripada sebelumnya,” pungkasnya.
#Simak berita-berita update CerminDemokrasi.com lainnya di ponselmu, dengan cara ikuti/klik link dibawah ini 👇:
1.) Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbBQrtFBqbr2Tw270h2v
2.) Halaman Facebook: https://www.facebook.com/share/18Amh9QUv4/
3.) Channel Youtube: https://www.youtube.com/@CerminDemokrasiOfficial
4.) Channel Instagram: https://www.instagram.com/cermindemokrasiofficial?igsh=ZzF6djc2YjU0a2k2
5.) Channel Tiktok: https://www.tiktok.com/@cermindemokrasiofficial?_r=1&_t=ZS-924Eyf2x8uz






