JAKARTA, CerminDemokrasi.com – Gerakan Nasional 98 (GN 98) menegaskan tiga ide besar yang tidak bisa ditawar dalam menjaga marwah reformasi dan memastikan masa depan bangsa. Adapun tiga ide besar yang dimaksudkan adalah:
1. Menolak Komisi Reformasi POLRI
GN 98 dengan tegas menolak rencana pembentukan Komisi Reformasi POLRI. Komisi semacam itu hanyalah proyek politik baru yang akan memperlemah Polri melalui intervensi elit dan kompromi pragmatis.
Reformasi Polri harus ditegakkan lewat pengawasan internal-eksternal yang sudah ada, bukan lewat lembaga ad hoc yang membingungkan publik. Menolak komisi berarti menjaga Polri tetap profesional dan bebas dari kooptasi politik.
2. Kembalikan Tupoksi Sesuai Konstitusi
GN 98 mendesak pemerintah menegakkan kembali pembagian tugas pokok dan fungsi (tupoksi) TNI dan Polri sesuai konstitusi dan undang-undang.
TNI harus fokus pada pertahanan negara dan ancaman eksternal, sedangkan Polri harus fokus pada keamanan dalam negeri dan penegakan hukum.
Tumpang tindih kewenangan hanya akan melemahkan stabilitas nasional dan membuka celah politisasi.
Garis merah GN 98 jelas, jangan permainkan TNI–Polri di luar jalur konstitusi.
3. Road Map GN 98 dalam Stabilitas Nasional
GN 98 mendesak Road Map Stabilitas Nasional sebagai keunggulan gerakan, bukan opsi. Road Map ini mencakup:
– Reformasi kelembagaan yang menolak lembaga ad hoc alat politik.
– Supremasi sipil yang memastikan TNI–Polri bekerja profesional sesuai tupoksi.
– Stabilitas nasional berkeadilan yang menopang pembangunan ekonomi, pemerataan sosial, dan pendidikan rakyat.
GN 98 menegaskan bahwa Stabilitas Nasional adalah syarat mutlak, bukan pilihan. Road Map ini adalah mandat sejarah Reformasi 1998 yang harus segera ditegakkan.
Hal ini disampaikan GN 98 secara resmi melalui Press release yang diberikan ke redaksi CerminDemokrasi.com, Minggu (14/9/2025), malam.
#Simak berita-berita CerminDemokrasi.com lainnya di ponselmu. Ikuti saluran WhatsApp:
https://whatsapp.com/channel/0029VbBQrtFBqbr2Tw270h2v
Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya, kemudian klik tautan/link WhatsApp Channel diatas.







